Bambang Handoko seorang anak jawa yang telah berhasil merubah akte kelahirannya...dan sukses menjadi warga Bandung asli, suka nyanyi klo di kamar mandi, pingin jadi penyanyi terkenal, dan ingin menjadi buat buku. kelakuan : Baik penampilan : pas-pasan peliharaan : marmut homo No. sepatu : 43 kegiatan sekarang : pelatih bela negara tingkat provinsi Jawa Barat Ymessenger : green_bamzz Tempat biasa eksis :www.rumahblogger.com Impiannya kini :
pingin bisa main Film Layar Lebar, punya album islami, dan masih berharap ada yang ngajak duet bikin album bareng.
waktu dia masih SMP, dia dikenal sebagai siswa tengah-tengah....nilai dia selalu ditengah-tengah, kelakuan dia selalu di tengah-tengah (nakal iya..baik iya..), kadang dia ikut-ikutan anak nakal....tapi alhamdulillah walaupun dia nakal waktu itu..dia masih tetap dapet beasiswa dari sekolah karena prestasi di bidang yg lain.... hingga dia pun masuk SMA dengan hasil yang sangat mengecewakan...
Hobi...
+ Pria satu ini gemar sekali design...termasuk blog ini yang di design olehnya sendiri
+ Bernyanyi...Yup Pria yang satu ini pernah terpilih menjadi Vokalis Nasyid Tingkat Jawa Barat dan menjadi perwakilan Kontingen Jawa Barat dalam Pentas Agama Islam Tingkat Nasional ke-3 pada Tahun 2009. cita-citanya ingin punya album duet bareng Opick Tombo Ati...mudah-mudahan ada yang ngajak.. :)
+ Menulis...Selingan daripada ngegosip...mendingan nge-goblog aja. update gan...
Okeh pembaca sebangsa dan se-Tanah Air. kali ini saya ingin mengkritik tentang Pendidikan di Indonesia.
Kenapa bamzz??
yah...akhir-akhir ini kita tau lagi HOT-HOT berita tentang MA vs Pemerintah mengenai Sistem Ujian Nasional yang memberatkan.Ujian Nasional Tahun pelajaran ini bakal dilaksanakan Pada tanggal 15 Maret 2010, begitu cepat dari biasanya, namun di sisi lain banyak Kontra dari pihak pelajar, masyarakat, dan Guru.
JAKARTA, KOMPAS.com — Mendiknas Mohammad Nuh mengatakan, selain pelaksanaan UN 2010 akan berubah, UN juga dinyatakan bukan sebagai satu-satunya penentu kelulusan. Perubahan yang paling signifikan dari pelaksanaan UN tahun sebelumnya dengan UN 2010, lanjut Nuh, adalah adanya kesempatan bagi para peserta didik untuk mengulang, selain juga UN susulan, bagi mereka yang pada saat pelaksanaan tidak bisa ikut karena suatu sebab, seperti sakit.
nah gue menjadi heran dengan perkataan M. Nuh tersebut, jadi buat apa ada Ujian Nasional Pak???
sia-sia dong pemerintah menghabiskan biaya 20% dari APBN. apa cuma buat menghambur-hamburkan duit pak?? mendingan sumbangin buat sekolah-sekolah yang fasilitasnya belum memadai pak.
GILAAAA.....mana ada ujian mengulang??? Ujian dari malaikat Munkar-Nakir aja nggak ada kata ampun. ini ujian kok dibuat main-main ya....???
trus gimana bamzz lanjutannya??
eh tau nggak ?? desas desus pengalaman yang sudah Ujian Nasional??
katanya mereka dapat bocoran jawaban loh....malem-malem sebelum hari H mereka dapat SMS Jawaban...gue aja pernah nemuin barang buktinya.
wah...tenang dong bamzz klo dapet jawabannya ?? yaiyalah...UN lulus dengan Nilai Baik.. dan.yang dirugikan sih Mendiknas dan pemerintah. hehe....
nah terus gimana tuh kelanjutannya bamzz??
nah itu dia secara perlahan Mendiknas dan Pemerintah menjadikan pelajar Indonesia terbiasa belajar mencontek dan membohongi dirinya sendiri. klo aja pemerintah dan mendiknas yang ngerasain bangku sekolah. kayaknya sih mereka juga bakal minta kunci jawabannya....haha
nah trus siapa yang di untungkan dengan sistem UN bamzz??
yang diuntungkan sih bukan pemerintah atau siswa-siswi itu sendiri tapi yang diuntungkan adalah calo-calo penjual kunci jawaban. dan satu lagi nih yang diuntungkan adalah LEMBIMJAR (LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR) dan Penerbit BUKU. pengalaman gue nih yah tentang LEMBIMJAR
ada nih salah satu LEMBIMJAR yang memberikan kampanye seperti ini ...salah satunya dari G* (Tidak LULUS UN, Uang Kembali )
yaiyalah orang mereka LULUS dari bocoran jawaban...duh..duh...
trus om bamzz pernah nyontek nggak nih??
gue jawab pake pantun aja ya...
Cewek cantik pake kutang
Ngerokoknya Djarum Kretek
Setiap orang yang pernah ngutang
Pasti pernah nyobain Nyontek
Kata guru gue sih yang sering nyontek bakalan jadi Koruptor nantinya...setuju nggak??
berarti koruptor selama ini bamzz???
ya....TUKANG NYONTEK.wkwkwkwk
jadi pemerintah harus gimana donk bamzz??
Pengalaman sekarang ini yah...beberapa tahun terakhir ini para orang tua di kota-kota besar seperti Jakarta, diiming-imingi sekolah-sekolah modern. Gedung megah dengan ruang kelas yang dilengkapi penyejuk ruangan. Berbagai sarana belajar seperti ruang laboraturium, ruang olahraga, perpustakaan, komputer, audio visual hingga ruang bermain yang semuanya dilengkapi peralatan modern dengan teknologi cangih.
Serta metode belajar yang disebut-sebut berbeda dengan zaman para orang tua bersekolah dulu yaitu metode aktif learn atau belajar aktif.
seharusnya pemerintah banyak belajar dari lapangan. tidak semua sekolah memenuhi fasilitas untuk menunjang SKL(Standar Kelulusan Siswa). apalagi tidak setiap sekolah punya laboratorium untuk praktikum.
masih inget nggak berita pendidikan terakhir ini??
katanya TK udah belajar Bahasa inggris loh....wehehe....keren yah....gue dulu TK masih pelajaran nyanyi-nyanyi...kayak cicak-cicak di dinding diam-diam merayap. datang se-ekor nyamuk ...HAP....lalu di tangkap...
kayaknya anak TK sekarang patut diacungi jempol deh...udah nggak belajar ini BUDI lagi...
Nih baca berita dibawah ini....si Botak Aja ampe garuk-garuk kepala....
UJIAN NASIONAL
VIVAnews - Ujian nasional digugat. Ujian sebagai standarisasi kelulusan itu dianggap mengabaikan prestasi yang dibina anak didik selama bertahun-tahun. Banyak siswa berprestasi tidak lulus hanya lantaran gagal dalam ujian nasional.
Seperti yang dialami Siti Hapsah pada 2006. Mimpinya kuliah di Institut Pertanian Bogor sirna gara-gara ujian ujian nasional. Ia dinyatakan tak lulus ujian nasional lantaran nilainya kurang 0,26.
Siti yang mengambil jurusan IPA meraih angka ujian nasional 4,00. Sementara standar kelulusan minimal meraih nilai 4,26. "Saya jatuh di nilai Matematika, untuk Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris 8 semua," ujarnya.
Siti berkisah, sebelum ujian, ia sudah dinyatakan lolos seleksi sebagai mahasiswa Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga IPB melalui jalur Penelusuran Minat dan Kemampuan (PMDK). Siti selalu menduduki peringkat satu atau juara umum sejak duduk di bangku kelas 1 di Perguruan Rakyat II Jakarta Timur. "Saya seperti dijegal ujian nasional," ujarnya.
Pengalaman serupa dialami Indah, mantan siswa SMA PSKD 7 Jakarta. Ia juga dinyatakan tak lulus gara-gara nilainya kurang 0,26. Seperti Siti, Indah juga gagal di mata pelajaran Matematika. "Saya sedih, karena nilai-nilai saya selama tiga tahun sekolah seperti diabaikan," ujar Indah.
Indah yang tergabung dalam Forum Korban UN, mengisahkan, seorang kawannya harus kehilangan beasiswa ke luar negeri gara-gara gagal di ujian nasional. "Namanya Melati, dia sampai nangis-nangis," ujar Indah.
Pengamat pendidikan, Darmaningtyas, mengatakan, ujian nasional mengabaikan prestasi yang dibina anak didik selama bertahun-tahun. Banyak siswa berprestasi tidak lulus hanya lantaran gagal dalam ujian nasional. "UN hanyalah kebijakan yang menghina intelegensi anak didik," katanya.
Darmaningtyas juga mengkritik penetapan standar kelulusan yang hanya didasarkan pada mata pelajaran tertentu, seperti jurusan IPA di tingkat SMA yang hanya melibatkan Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris sebagai standar kelulusan.
Padahal banyak peserta didik yang memiliki prestasi di luar mata pelajaran yang ditentukan dalam ujian nasional. Seperti Rusti Setiyati, mantan siswi SMAN I Setu, Kabupaten Bekasi, yang kehilangan kesempatan kuliah di Universitas Negeri Jakarta gara-gara tak lulus ujian nasional.
Padahal sebelum ujian, Rusti telah dinyatakan lulus ujian seleksi PMDK di kampus tersebut. Ia diterima sebagai calon mahasiswa UNJ atas sejumlah medali emas yang diraihnya di bilang olahraga lari.
ada juga nih di milis...maaf pake bahasa Jowo....cinta Indonesia nih...
Milis Orang Jowo
Sugeng enjing... Matur nuwun...nyuwun sewu bilih interprestasi kula mekaten. Sebenarnya dalem nggih sampun maca berita selengkapnya. Tetapi.. sekali lagi nyuwun sewu kalau fenomena berita sekarang menunjukkan bahwa untuk menghadapi UN sekarang ini seperti seorang prajurit yang mau menghadapai laga yang maha berat (mohon maaf kalau saya terlalu hiperbolik), dimana-mana diadakan "istiqhotsah", yang menurut dalem meniko khan menunjukkan bahwa untuk menghadapi UN diperlukan mental, spiritual dan kepercayaan diri yang lebih. Cobi dibandingkan dengan jaman kita dahulu. Jadi...nyuwun sewu.. mungkinkah UN ini seperti film horor atau mau naik roller coaster yang akan memacu detak jantung kita lebih cepat sehingga harus diperingatkan "untuk penderita penyakit Jantung dilarang mengikuti UJIAN NASIONAL" sekali lagi Nyuwun sewu... Mas Gede.. saya hanya prihatin saja dengan sikap pemerintah, kadangkala kita sebagai orang awam gak ngerti arahnya kemana.., yo mungkin sebagai orang awam dalam menyingkapi permasalahan guru-guruku sayang yang mungkin juga berpikir pendek untuk sekedar membantu anak didiknya, yang mungkin juga seperti yang sudah saya ungkap, bahwa ujian nasional ini hal yang sangat berat (rata-rata nilai harus diatas 5.2..cmiiw), seperti menghadapi seorang kriminal. Sudah seharusnya kita mulai melihat pendidikan berkualitas tidak sekedar melihat kemampuan berdasar nilai kelulusan ujian. Bahkan ..nyuwun sewu, menurut saya hal tersebut menjadi pemicu kecurangan-kecurangan karena sebagai syarat kelulusan hanya nilai ujian akhir saja. Terus bagaimana kerja keras siswa tersebut dari semester ke semester?. Jadi hargailah dan kembangkan kemampuan dan perspektif yang beragam dari setiap individu siswa. Sehingga diharapkan generasi yang inovatif lahir... tidak hanya stress memikirkan menghadapi UN. Bagaimana misalnya siswa yang berbakat di sains tetapi sangat-sangat lemah di bidang ilmu sosial atau sebaliknya...haruskah siswa tersebut tidak lululus juga. Sungguh sangat sayang kita mematikan potensi yang ada. Karena..CMIIW, tahun lalu banyak siswa yang berprestasi dibidang tertentu tidak lulus ujian. Ya...mungkin kita harus membenahi juga tenaga guru-guruku sayang dari guru yang berkualitas, gaji yang layak dan diberi kesempatan yang seluas-luasnya bagi pengembangan profesi sehingga kekuatan pengajaran di sekolah sebagai kunci utama pendidikan yang berkualitas. Sekali lagi mas Gede..nyuwun sewu, kita diskusi nggih..... mboten menopo-nopo tho...
Salam Dodi Suprapto
mudah-mudahan kritikan ini sifatnya membangun. gue tidak ada keinginan menjelek-jelekan bangsa Indonesia. mudah-mudah pemerintah SBY Jilid 2 ini memang memberikan kontribusi yang lebih pada Pendidikan Indonesia tercinta ini. mudah-mudahan aja postingan gue ini nggak kontroversi.
dan satu lagi....Do'ain gue LULUS UN & SNMPTN 2010 ini yah....
stay cool bro. pikir aja... dulu UN mutlak penentu kelulusan kita ribut... sekarang nggak mutlak kita juga ribut... berarti UN HARUS DIMUSNAHKAN! bwakakaka
Ia nih, puyeng juga mikiran UN, membingungkan, wkwkwkkw... Oh..ia, di TK ponakan gue emang udah pake B.Inggris plus belajar matematika sederhana N tegak bersambung... 1 hari aja ada 3 PR, puyeng gak tuh..?? Wkwkkk...
Wah emang peraturan dari Depdiknas tuh berubah-ubah ye,tergantung dari mentri nya sape,gw jg bingung sikap pemerintah...jaman gw dlu cma 3 mapel mtk,bi,b.ingg tpi ga da pake siaran ulang UN...klo ada siaran ulang x..sama aja bikin mental pelajar jadi pencontek,intinya mereka ikut UN yang penting lulus
mau tau g bamzz,pas un gw dulu wali kelas ngomong gini k gw di depan kelas,defri,yuni,putri,toni,aidil,kalian kan ranking,jadi nanti klo udah selesai,tolong bikin kunciya dan kasi ke teman2 yg lain,dan efri,karna kmu sendirian di kelas itu,kamu kerjain juga yg soal punya teman disebelah kamu(kan ada 2 model soalnya) dan di hari H,pas lagi UN,yg ngawas guru sekolah laen,itu sms pada bunyi si guru ngawas bodo aja satu lagi,pas guru yg ngawas dari skolah lain gw kenal karna tetangga gw,dengan santai dy k depan meja gw dan bilang,ini kuncinya,bagi2 ama teman yg lain atu lagi,temen gw d kelas lain santai aja pas udah ujian naro kunci jawaban diatas LJK dy dan keluar gtu aja artinya ujian nasional parah y?g guna
Tuhan yang Maha Sempurna, tak ada kekurangan bagi-Mu. Engkaulah yang tahu segalanya yang mana yang benar dan yang mana yang salah. Hamba panjatkan do'a bagi kawan hamba ini. Semoga beliau lulus UN dan SNMPTN dengan nilai maksimal dan memuaskan. Bukalah pikirannya dan lapangkan hatinya ketika mengerjakan segala soal dan persoalan. Buktikanlah segala kebaikannya dengan kelancarannya. Aamiin allahuma aamiin.
emang ga adil.. ga adil.. ga adil.. waktu gw UN.. pengawasnya ketat banget..
hmm.. kalo UN ga ada, trs standarisasi kelulusan jadi apa donk?? masa ujian sekolah?? ga adil donk.. tingkat kesulitan soal ujian tiap sekolah jadi ga sama rata.. ga adil buat sekolah yg kualitasnya lebih baik, biasanya soal2nya lebih sulit dan guru2ny jg pelit nilai..
jujur.. gw sndiri kesel ama ujian sekolah (bukan UN).. gw ke sini, semua nilai dimasukin termasuk US, itu yg bikin nilai rata2 gw jelek.. dan orang sini ga peduli gw skolah dmana.. *curcol*
gw sangat bangga nilai UAN gw pas2an tp hasil mikir sendiri gag dari dapet bocoran.... anak sekarang udah kerjanya pacaran UN dapet bocoran mo jadi apaaaa hahh????
haduhhh... ka, saiia mh ingin cepat gga ada un lgi.. pecuma dehh un kalo anak indonesia'a sendiri gga punya semangat belajar... iiah gga??? hu'uh khan....
perasaan UN tuh gampang deh... apa karena gw IPS? :p
daripada protes ini-itu, mending pada belajar, biar masuk universitar bagus, terus kerja di depdiknas, bikin sistem yang bagus dan stabil. itu baru cita-cita mulia.
kayaknya menakutkan banget ya.. gw dulu yg 4,25 aja nyante bgt, ga kepikiran lulus atw ga..eh, ternyata lulus juga tuh.. gw ga ada dpt bocoran, semua yg seruangan juga, jadi hasil kami murni gotong royong..:D buat loe bamz, belajar yg baek, dan berdoa moga dapet pengawas yg baik dan bisa nyelesein soal UN.. Good luck..
15 Comments:
Post a Comment